Thursday, March 2

bosen

terima kasih yang segede-gedenya buat semua penggemar dan pembaca setia blog ini.
sepertinya, sampai saat yang belum bisa dipastikan, aku nggak menulis lagi di sini.
bukan kenapa-napa, cuma lama-lama bosen sendiri lihat tampilan blog ini. ijo melulu. pas-pasan. nggak ngademin mata.

tapi, bukan berarti kegiatan menulis berhenti sampai di sini. AKU BAKAL DAN MASIH TERUS MENULIS.

cuma, bukan di blog ini. melainkan di sini...
http://forum.kafegaul.com/forum/showthread.php?s=&threadid=139712

silakan mampir ke situ kalau sempat. juga tinggalkan komen, seperti biasa. cuma, kamu-kamu musti daptar dulu, gabung bareng forumnya.

sorry for the inconvenience. mohon pahami, aku manusia yang nggak pernah bisa mengikuti sistem. makin dipaksa makin males. dan karena di blog ini ada begitu banyak eksplorasi yang tidak tereksplor karena ke-gaptek-anku, aku memutuskan untuk cuti dari dunia blog (BLOG, BUKAN MENULIS).

semoga paham. semoga diterima dengan baik. dan, sekali lagi, mohon maap sebesar-besarnya...

Friday, January 6

special day, eh?

15 oktober 2005. seisi dunia kayaknya lupa kalo di antara mereka ada cewek mungil nan imut berlabel dian ara--alias aku--yang hari itu jatah hidupnya berkurang setaon (lagi).

anehnya, kalo taon-taon sebelumnya aku selalu bete karena nyesel di-release dalam bentuk cewek tulen, taon ini aku malah bete gara-gara b'day yang sepi. nggak ada yang inget. bahkan iwe!

jam setengah satu pagi dia nelepon. kirain mau ngucapin met b'day, ternyata cuma reportase: dia bakal pulang telat. hhh!

lebih parah lagi, jam 9 iwe ditelepon kantor "selingkuhan"-nya*. diminta nongol di sono a.s.a.p.

artinya, dalam 6 jam abis pulang dari je-pe, dia kudu cabut lagi. juga nggak bakal balik karena sibuknya bisa sampe sore, dan dia pasti langsung ngeluncur ke je-pe.

artinya, selama di rumah nggak banyak yang bisa dia lakuin kecuali bobok pules. lengkap sama ngorok yang nyampe 8 oktap. yang biasanya kedengaran seksi, tapi hari itu bikin kupingku kayak digosok amplas.

aku lantas ngelakuin segala upaya yang di hari-hari biasa sanggup ngucurin lebih banyak hormon adrenalin dan feromon.

nonton friends... nggak bisa ngakak.
ngemil keju... cuma kuat beberapa iris; tenggorokan rada perih.
ngisep mild merah sambil ongkang-ongkang di teras... nggak berani lama-lama. doggy pak er-te lagi "sibuk" di depan.
nonton bioskop... nggak ada yang nemenin.
ngabisin duit di te-pe**... nggak ada yang nganterin.

uuugh, i need something special! something really cool! with the hell lots of fun!

tapi apa?

sel-sel kelabu di cerebrum rupanya ngadat. ogah nyetusin ide-ide unik. mungkin karena udah seminggu lebih aku nggak ngenet.

ngenet?

that's it!

yeah, ngenet pasti asyik. mungkin di forum paling seru sedunia, kafegaul, ada user yang inget b'day-ku. namaku pastilah kecantum di user b'day board.

damn! kok nggak kepikir dari tadi sih?! seperempat jam sia-sia buat melototin doggy "pacaran sama tong sampah!

nggak mikir panjang, aku buru-buru mandi. dan langsung ngeluncur ke warnet. ceklak-ceklik, mampir ke blog temen-temen, akhirnya masuk ke forum. tapi ternyata...

message inbox kosong melompong!

wajar sih. pas kita ngenet, dengan biaya pulsa kelewat mahal, board itu rasanya nggak penting. nggak perlu dilirik.

meski bete sempat ngelonjak, aku akhirnya nyantai juga. kafegaul emang cozy place to talk. dan bikin jam berdetik lebih cepet. tau-tau udah jam sebelas malem.

astaga! jam segitu mah pangkalan ojek beralih jadi terminal pelacur kelas teri. angkot emang masih lewat meski satu dua biji doang, tapi jalan masuk ke kompleks perumahanku kan nyaris empat kilo.

kepalang tanggung, aku mulai ngelangkah. ngelewatin sederetan gudang (sebelah kiri jalan masuk) dan ladang tebu (sebelah kanan). yang tentunya gelap banget, soalnya nggak ada rumah sebelum masuk sejauh dua kilo.

tapi, andai itu bencana terakhir buatku hari itu, life indeed is so beautiful. nyatanya, life is also a bitch. di tengah perjalanan, aku ketemu doggy yang gede buanget.

doggy putih itu tingginya setara sama lututku. dan dia mengguguk kenceng-kenceng, sambil berlari ke arahku.

aku noleh ke belakang. nggak ada orang. ya ampuuun! si doggy ngincer aku?!

sebagai mantan bocah empat taon yang pernah digigit doggy, wajar dong kalo aku nganggep doggy satu itu sebagai ancaman terberat di samping bom bunuh diri dan flu burung. apalagi, dia keliatan laper berat. bodiku yang kering kerontang, di matanya pastilah bagai setumpuk tulang menggiurkan.

kepaksa deh, aku lari ke arah doggy. nyawa belum tentu selamat, tapi paling nggak, aku berjuang sebelum kalah beneran.

ternyata, malaikat maut masih ogah ketemu aku. begitu papasan sama doggy, aku bisa berkelit dari terkaman rahangnya. dan langsung lari pulang, sementara dia masih terus ngejar (kali ini di belakangku).

mulai deket... lebih deket... kelewat deket...

nyampe di gerbang kompleks, aku mulai menjerit panik. persis cewek-cewek manis yang dikejar serial killer di pilem-pilem teen thriller. bedanya, aku bukan kapten cheerleader (meski nggak kalah manis, hehehe...) yang pacaran sama kapten tim basket, dan killer dalam "pilem"-ku ini nggak bawa gergaji listrik atau pengait es, melainkan taring tajem-tajem.

detik berikutnya, aku nyerah. berdiri di antara dua pilar gerbang. sesenggukan sambil terus menjerit-jerit. doggy mengguguk kenceng, tapi nggak menerkamku. mungkin kelewat bingung, tulang kok bisa teriak-teriak.

bukan, bukan itu.

rupanya ada cowok ngeluncur ke gerbang. sukses mancing perhatian doggy pake motornya.

doggy kabur, balik ke jalan masuk yang gelap. pahlawanku nawarin aku tumpangan pulang. yang kuterima dengan amat sangat senang hati.

dalam perjalanan...

"kok jerit-jeritan tadi? takut ya sama anjing?"
"hik... hik... iya... hik... takut banget..."

"hahaha... sama anjing aja kok takut."
"hik... hik... hik..."

"barusan dari mana?"
"warnet... hik... hik... kemaleman..."

"emang nggak ada yang jemput?"
"suami... hik... ngantor... hik..."

"rumahmu di blok berapa?"
"hik... blok j..."

"yang jendela depannya ditempeli poster harry potter dan star wars itu kan?"
lho, kok dia bisa tau? batinku.

"yang tiap pagi suka nyetel lagu kenceng-kenceng itu kan?"
alarm di kepala mulai berdering. jangan-jangan...

"kamu ketua pe-ka-ka kan?"
haduh! gimana dia bisa tau semua itu?! bukannya aku nggak pernah nyebutin nomor rumahku? bukannya aku nggak pernah nyebutin namaku? bukannya serial killer emang doyan ngapalin private life korbannya?

detik berikutnya, misteri terpecahkan.
"aku tinggal di blok j juga. tiga rumah dari rumahmu, non."
gluodhak!


_________
* "kantor selingkuhan": iwe aslinya kerja di jepe, tapi karena punya tanggungan utang ke kantor (yang dipake buat bayar uang muka rumah), dia kerja dobel--kantor kedua itulah yang disebut dian ara sebagai kantor "selingkuhan"
** tunjungan plaza


- i may not like what you say, but i'll fight to defend your right to say it. -

meri krismes!

betlehem. lebih dari 2 ribu taon lalu. malem-malem. sunyi buanget.

herodes, raja yahudi, nggak bisa bobok. puting-puting para selir nggak menarik. makanan dan minuman serba sedep nggak luruh di kerongkongan.

herodes ngamuk. herodes bete. herodes puyeng. gara-gara omongan peramal istana. "ada Raja yang bakal lahir, bos. Raja yang bakal berkuasa atas orang-orang yahudi."

hah?! bukannya herodes masih raja yahudi yang sah?! yang berkuasa atas hidup dan mati mereka?!

herodes o'on. peramalnya bego. Raja itu bukan sembarang raja.

Raja itu...
bukan penguasa yahudi belaka, tapi semua orang yang percaya.

Raja itu...
bukan lahir di istana, tapi di kambang kambing.

Raja itu...
bukan datang dalam balutan kain linen terbaik, tapi di relung palungan.

Raja itu...
bakal disalib gara-gara dosa manusia (dan pengkhianatan yudas iskariot), tapi bangkit di hari ketiga dan naik ke atas sana.
nggak pakai mahkota, tapi duduk di kanan Dia Yang Di Atas Sana.

Raja itu...
lahir di betlehem dua ribu taon lalu. tanpa woro-woro bersegel kerajaan, tapi ditemenin nyanyian gabriel (dan ribuan malaikat lain), domba, rumput, angin, air, dan bintang.
buat nyelametin mereka yang percaya.
buat nolongin mereka yang mau manggul salib bareng Dia.

Raja itu...
nggak bisa mati kena bom (baca: aksi bunuh diri orang-orang nggak berotak).
nggak bakal ancur kena diskriminasi penguasa negeri.
soalnya dia berkuasa sepanjang segala abad, di bumi dan di Atas Sana.

meri krismes, guys!
biar aku muslim, sanubariku yang paling dalem berharap kita semua bisa hidup damai sampai saatnya nabiku (dan Raja itu) menjemput...
berharap kalian nggak lagi kepepet aturan dan birokrasi hanya karena minoritas...



ooops, hepi niu yer juga ya. may next year be the best for all of us, hehehe... world cup man! world cup next year!


- i may not like what you say, but i'll fight to defend your right to say it. -